12 Jenis Drone Dengan Harga Murah

Drone Murah SYMA QUADCOPTER X8W

12 Jenis Drone Dengan Harga Murah

Cheerson CX10 Mini

Cheerson CX10 Mini

Tren drone semakin hari semakin populer. Begitu populernya, Menteri Perhubungan kita menerbitkan peraturan terkait di mana saja kita boleh menerbangkan drone.

Meski demikian, masih ada cukup banyak orang yang belum ‘teracuni’ tren drone. Alasan yang paling umum biasanya seputar harga, dimana mayoritas drone yang populer masih dibanderol di atas 10 juta rupiah.

Tentunya tidak semua drone harus ditebus dengan harga yang mahal, banyak juga yang dijual sangat murah. Dari sekian banyak drone harga murah yang ada di pasaran, mana yang sebaiknya Anda beli? Berikut adalah 8 drone murah terbaik versi TRL, dengan rentang harga dari 1 hingga 10 juta rupiah.

1. Hubsan X4

drone murah terbaik

Drone yang satu ini memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, akan tetapi ia masih bisa melangsungkan manuver akrobatik 360 derajat serta dibekali gyroscope 6-axis untuk membantu meningkatkan stabilitas saat diterbangkan. Waktu terbangnya sendiri berkisar 7 menit sekalicharge. Sebuah kamera 0,3 megapixel turut hadir sehingga Anda sesekali bisa memotret atau merekam video. Pilihan tepat buat para pemula.

2. Syma X5C Explorer

drone murah terbaik

Sama-sama ditujukan untuk para pemula seperti Hubsan X4, drone ini juga memiliki gyroscope 6-axis. Setiap baling-balingnya dilengkapi pelindung, sedangkan kameranya mempunyai resolusi 2megapixel. Karena ukurannya lebih besar, maka baterai yang dimiliki pun juga lebih besar; waktu terbangnya berkisar 12 menit sekali charge. Dibanding Hubsan X4, controller-nya mempunyai fungsi lebih lengkap.

3. Blade Nano QX

blade-nano-qx

Drone ini benar-benar ditujukan buat pengguna yang ingin menguasai teknik bermanuver tanpa memusingkan soal perekaman foto atau video; sama sekali tidak ada kamera maupun gimbal di bodinya. Ada dua mode penerbangan yang menjadi andalannya: Stability dan Agility, masing-masing disesuaikan dengan tingkat penguasaan maupun kebutuhan pengguna. Ukurannya yang amat kecil menjadikannya ideal dipakai di dalam ruangan.

4. Parrot AR Drone 2.0 Elite Edition

parrot-ar-drone-2-elite

Salah satu pelopor tren drone, Parrot AR Drone 2.0 Elite Edition adalah salah satu yang paling tahan banting di kelasnya. Ia bisa merekam video 720p, lalu langsung diteruskan ke smartphoneatau tabletvia Wi-Fi. Ia pun bisa dikontrol menggunakan smartphone, lengkap dengan fitur “Return Home” sehingga ia dapat kembali ke titik awal secara otomatis.

5. Parrot Bebop

parrot-bebop

Bebop adalah penerus AR Drone 2.0 dengan desain baru yang lebih keren dan ringkas. Ia ditenagai oleh prosesor yang lebih kencang 8 kali lipat ketimbang AR Drone 2.0, dan kameranya siap merekam video 1080p 30 fps serta foto 14 megapixel dalam sudut pandang 180 derajat yang sangat lebar, lengkap dengan stabilizer digital 3-axis. Sudah menjadi ciri khas Parrot, drone ini bisa Anda kontrol menggunakan smartphone atau tablet.

6. 3DRobotics IRIS+

daftar drone murah

Kalau Anda mengincar drone yang bisa terbang sendirinya, IRIS+ adalah salah satu kandidat kuat. Ia bisa mengikuti siapapun yang memegang controller-nya, termasuk yang memakai smartphoneatau tablet. Waktu terbangnya berkisar 16 – 22 menit sekali charge, dan ia bisa mendarat sendiri ketika daya baterainya kritis. Satu-satunya kekurangan: Anda harus menyiapkan sendiri action cam GoPro kalau mau merekam video atau mengambil foto dengannya.

7. Ghost Drone Aerial

daftar drone murah

Drone ini merupakan pendatang baru yang lahir lewat kampanye crowdfunding. Ia dilengkapigimbal untuk mengakomodasi kamera GoPro (sediakan sendiri), dan pengendaliannya bisa dilakukan lewat smartphone. Yang menarik, Anda bisa menggerakkan drone ini hanya dengan memiring-miringkan smartphone Anda, atau Anda juga bisa menetapkan rute terbangnya viaaplikasi smartphone.

8. DJI Phantom 2 + H4-3D

dji-phantom-2

Saya yakin Anda semua sudah kenal dengan drone yang satu ini. Versi barunya memang sudah keluar, tapi harganya sedikit ‘ugal-ugalan’. Kalau Anda punya GoPro menganggur, Anda bisa menggaet DJI Phantom 2 dengan gimbal H4-3D atau H3-3D ini (tergantung tipe GoPro yang Anda punya, Hero4 atau Hero3).

Kelebihannya dibanding yang lain? Stabilitas saat terbang serta gimbal yang sangat efektif meredam guncangan. Baterainya pun bisa bertahan hingga 25 menit nonstop. Sayang sekali stoknya di Indonesia sudah sangat menipis.

9. DJI Phantom 3 Standard

DJI Phantom 3 Standard

Phantom 3 Standard bisa dibilang sebagai drone pertama DJI yang secara spesifik ditujukan buat pengguna pemula. Utamanya karena ia telah dibekali fitur penerbangan semi-autopilot yang dibagi menjadi tiga mode, yakni Follow Me, Waypoint Navigation dan Point of Interest – yang pada akhirnya menjadi standar pada deretan drone terbaru DJI.

Kameranya mampu merekam video beresolusi 2704 x 1520 pixel 30 fps, dan selagi merekam ia bisa meneruskan video 720p ke smartphone atau tablet dari jarak 1 km. Baterainya tergolong awet, siap terbang selama 25 menit dalam satu kali charge.

10. UDI U818A WiFi

UDI U818A WiFi

Bentuknya sepintas mirip Parrot AR Drone, tapi harganya jauh lebih murah. Kendati demikian, ia masih bisa merekam video 720p 30 fps dan menyimpannya langsung pada microSD. Gyroscope 6-axis dipercaya untuk menjaga stabilitasnya selagi mengudara, dan ia turut dibekali fitur Return to Home untuk kembali ke titik lepas-landas secara otomatis.

Lebih lanjut, ia turut menyimpan fitur Headless Mode, dimana arah gerak drone akan mengikuti arah joystick pada controller, tidak peduli moncong hidungnya menghadap ke mana. Baterainya bisa bertahan selama 7 – 9 menit dalam sekali charge.

11. JJRC H8C

JJRC H8C

Disebut-sebut sebagai musuh bebuyutan dari Syma X5C, H8C datang membawa controller yang disertai layar LCD untuk memonitor berbagai parameter seperti kecepatan, sisa baterai dan sinyal transmisi. Sama seperti Syma, kameranya mengusung resolusi 2 megapixel.

H8C cocok untuk pengguna amatir maupun profesional, mengingat kecepatannya bisa diatur dalam empat mode: 25%, 50%, 75% dan 100%. Lebih lanjut, ia menyimpan fitur rolling 360 derajat yang bisa diaktifkan dengan satu tombol saja. Soal baterai, sekali charge bisa membawanya mengudara selama 8 menit.

12. Cheerson CX-10 Mini

Cheerson CX10 Mini

Ukurannya tidak sampai sekepalan tangan, drone ini merupakan yang terlaris kedua di Amazon. Meski kecil, ia cukup tahan banting, dan gyroscope 6-axis memungkinkannya untuk melakukan manuver-manuver akrobatik seperti drone lain yang berukuran lebih besar.

Terdapat tiga mode kecepatan yang bisa dipilih secara manual. Baterainya dapat bertahan selama 4 – 8 menit, sedangkan kendali maksimumnya bisa dari jarak 40 meter.

by agendron

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>